Kamis, 01 Desember 2016

649 views

text : Rudy Ghupta

foto : Porsche



PORSCHE MEDIA DRIVING ACADEMY 2016

PORSCHE MEDIA DRIVING ACADEMY 2016

Mengemudi dalam kecepatan tinggi, tak hanya dibutuhkan mobil yang proper, tapi juga skill mumpuni pengemudinya. Apalagi kalau tenaga mobil sudah naik karena revisi software atau hardware. Maka pengembangan kemampuan untuk driver mutlak diperlukan. Terutama untuk yang doyan “morning run” atau mengikuti kegiatan-kegiatan semacam “track day”.

Atas hal itu pula Porsche Asia Pacific mengajak puluhan jurnalis mengikuti Porsche Media Driving Academy (PMDA) 2016 di sirkuit Sepang, Malaysia (13-16/11) kemarin. Acara yang juga didukung Sime Darby Auto Performance, selaku importir Porsche Malaysia ini, adalah event kedua di kawasan Asia-Pasifik , setelah tahun lalu diadakan di sirkuit Bira, Thailand.

“Sirkuit Sepang menyediakan lingkungan yang aman dan tepat untuk para peserta Porsche Media Driving Academy keluar dari rutinitas menyetir harian mereka, dan memaksimalkan kemampuan mobil dan dirinya. Yang lebih penting lagi, kegiatan ini memberi pengalaman bagaimana inovasi teknologi hebat yang tersemat di mobil-mobil Porsche, bisa banyak berguna untuk pengemudi,” kata Martin Limpert, Managing Director Porsche Asia Pacific.

Oh ya, PT Eurokars Artha Utama (Porsche Indonesia), tahun ini mengirim empat utusan media otomotif nasional untuk mengikuti PMDA dalam berbagai tingkatan course. Masing-masing 1 media di kelas Individual (pemula), 1 media kelas Professional, dan 2 media kelas Elite (sport-oriented).

Dalam tiap penyelenggaraan PMDA, Porsche selalu menyediakan hampir semua line-up produknya untuk dipakai berlatih. Kali ini mobil-mobil yang dipakai adalah 911 Carrera S, 911 Carrera 4S, Cayenne, Macan S, dan model terbaru 718 Boxster S.

Yang menarik, Matthias Hoffsümmer, salah satu instruktur balap Porsche dari Jerman jadi salah satu instruktur. Dimana, pembalap LeMans 24-Hours Porsche Earl Bamber juga turut hadir dan membagi cerita balap dan motivasi pada para peserta.

Melengkapi kesuksesan PMDA tahun sebelumnya, selain pelatihan praktek di mobil, para peserta juga dibekali pengetahuan secara teori sesuai kelas course-nya.  Mulai dari pengetahuan fundamental soal bagian-bagian mobil, cara duduk ideal seorang driver, sampai pengetahuan soal antisipasi manuver yang mungkin bakal terjadi dalam kecepatan tinggi.

Asyiknya, ada sesi Porsche Human Performance yang dibawakan oleh Roman Engel, Sports Science Consultant Motorsport dari Technische Universitat Munchen, Jerman. Pria ramah itu bilang sebelum menyetir seorang driver harus melakukan pemanasan ringan lebih dulu.

Peregangan area leher, pinggul, bahu, kaki, tumit, dan tangan wajib dilakukan untuk dapat respon menyetir yang lebih baik. Selain itu, juga mencegah cedera selama mengemudi, atau jika terjadi kecelakaan.

Rangkaian event tahunan ini rasanya bakal sangat menarik kalau bisa diadakan di Indonesia. Target pesertanya bukan hanya media, tapi juga para pengguna Porsche yang makin hari makin banyak saja di Tanah Air. Setuju?

Related Article

RECENT POST

LAUNCHING PAHAMI: Gairahkan Bisnis Otomotif Di Indonesia

Juga Menjadi Ajang Tukar Informasi Seputar Bisnis Otomotif

KW SUSPENSION VARIANT 4 HADIR DI ESSEN MOTORSHOW

Coilover Mutakhir Ini Diciptakan Khusus Untuk Sport Dan Supercar

10 FAKTA MENARIK PORSCHE MDA 2016

Ini Yang Perlu Elu Ketahui Tentang Porsche Media Driving Academy